7 Cara Investasi Emas Batangan (ANTAM, UBS, & Galeri24)

Investasi emas batangan dapat Anda pilih untuk menghasilkan keuntungan di kemudian hari. Meskipun bagi seorang pemula, investasi ini dapat Anda lakukan dengan baik.

Ada beberapa jenis-jenis emas batangan yang perlu Anda ketahui, yaitu: emas batangan ANTAM, Galeri24, Lotus Archi, UBS, dan Big Gold. Anda dapat memilih emas logam mulia batangan diatas untuk berinvestasi dengan aman dan terpercaya.

Berkaitan dengan investasi emas, berikut ini tips dan cara investasi emas batangan yang bisa Anda pelajari, seperti:

1. Menentukan Tujuan Investasi Emas Batangan

Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan investasi emas batangan adalah menentukan tujuan dari investasi itu sendiri.

Adanya tujuan yang jelas sebelum berinvestasi emas akan memudahkan Anda dalam menentukan banyaknya emas yang harus dibeli beserta jangka waktu dalam investasinya.

Adapun beberapa hal yang menjadi tujuan sebagian besar orang untuk melakukan investasi emas batangan yakni untuk dana haji, dana masa depan saat usia tua, dan dana pendidikan untuk diri sendiri, anak ataupun anggota keluarga.

Artikel Lainnya: 4 Cara Investasi Emas Antam untuk Pemula & Cuan Besar

2. Mengetahui Tingkat Kemurnian Emas Batangan

Investasi Emas Batangan
Investasi Emas Batangan

Emas Logam Mulia (LM) memiliki tingkat kemurnian yang beragam dimana diantaranya ada emas batangan 18 karat dan emas batangan 24 karat.

Mengetahui kemurnian dari emas tersebut menjadi salah satu faktor yang penting untuk Anda ketahui sebelum melakukan investasi emas ANTAM, Galeri24, Lotus Archi, UBS, atau Big Gold.

Hal tersebut juga bisa menghindarkan Anda dari salah membeli emas batangan. Kemurnian 24 karat sebuah emas menunjukkan tingkatan tertinggi. Artinya tidak ada campuran dalam emas batangan tersebut.

Sedangkan untuk kemurnian 18 karat menunjukkan emas dengan perbandingan 18 karat emas dan 6 logam yang lain. Anda bisa membeli emas batangan dengan kadar 24 karat sebagai pilihan yang tepat untuk diinvestasikan.

3. Menentukan Berat Emas Batangan

Setelah mengetahui kadar dari emas, langkah berikutnya adalah menentukan berat emas yang ingin dibeli untuk investasi.

Ukuran emas batangan sangat bervariasi yakni dari berat gram hingga kilogram. Tentukan berat emas yang akan dibeli berdasarkan tujuan awal melakukan investasi emas batangan.

Jika hanya ingin berinvestasi hanya untuk simpanan dan tidak untuk jangka panjang, Anda bisa membeli emas sesuai kemampuan meski tidak terlalu berat.

Hal tersebut dikarenakan, emas batangan yang berukuran kecil relatif untuk mudah dicairkan atau dijual dibandingkan emas dengan berat kilograman.

Ketika Anda membutuhkan dana yang mendesak, emas batangan dapat Anda jual dengan mudah. Jika tujuan investasi Anda untuk jangka panjang, membeli emas batangan dengan nilai yang besar yakni di atas 25 gram bisa menjadi solusi.

Pembelian emas dengan jumlah yang besar memiliki harga beli yang relatif lebih murah ketimbang emas dengan berat yang ringan.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini

4. Menentukan Tempat Pembelian Emas Batangan

Emas Batangan
Emas Batangan

Anda bisa melakukan pembelian emas batangan di lembaga keuangan resmi serta telah terdaftar dan diawasi oleh pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Jangan pernah membeli emas di lembaga yang tidak jelas dan diragukan kredibilitasnya.

Anda juga bisa langsung membeli di situs resmi dari emas batangannya, seperti disini:

5. Melakukan Analisa Harga Emas Batangan

Analisa harga emas logam mulia perlu Anda lakukan sebelum melakukan pembelian untuk investasi emas batangan. Misalnya Anda melakukan survei harga emas batangan di tiga tempat atau produsen emas.

Ketika ketiga perusahaan tersebut memiliki harga jual emas batangan yang berbeda-beda dengan kadar yang sama, Anda bisa membandingkannya. Setelah menemukan harga emas yang terbaik dengan kadar emas yang sama, Anda bisa memilih tempat tersebut untuk membelinya.

6. Menentukan Tempat Penyimpanan Emas Batangan

Tempat Penyimpanan Emas Batangan ANTAM UBS Galeri24
Tempat Penyimpanan Emas Batangan

Setelah Anda menentukan berat emas dan tempat membeli emas, langkah berikutnya untuk investasi emas batangan adalah menentukan tempat untuk menyimpan emas batangan tersebut.

Pilihlah tempat yang bersih, aman, terbebas dari jamur, dan kelembaban yang sesuai dengan emas batangan agar tidak mudah rusak.

Anda bisa menyimpan emas batangan dalam brankas, jika ingin menyimpannya di rumah atau tempat kerja.

Selain itu, Anda juga bisa menitipkannya di lembaga keuangan dengan menggunakan layanan Safe Deposite Box (SDB). Untuk layanan tersebut, Anda akan dikenakan biaya yang telah ditentukan tiap tahun.

Baca Juga

7. Waktu Mencairkan Emas Batangan

Setelah sobat KlikTerbaru sudah menentukan tempat penyimpanan emas batangan, selanjutnya Anda bisa merencanakan waktu untuk mencairkan emas batanngannya.

Seperti pada poin pertama, waktu yang tepat untuk mencairkan hasil investasi emas batangan akan tergantung pada tujuan Anda berinvestasi. Jika tujuan investasi Anda sudah tercapai, Anda bisa mencairkannya.

Namun, jika Anda menginginkan hasil cuan yang menguntungkan dari emas batangan, maka Anda perlu menyimpan emas batangan minimal 5 tahun atau 10 tahun.

Baca Juga:

Demikian beberapa tips investasi emas batangan yang bisa Anda lakukan. Dalam prosesnya, Anda bisa membeli emas batangan saat harganya turun dan menjual emas batangan saat harga naik. Semoga bermanfaat, bantu share artikel ini ya. 🙂

Wendi Rudiyanto
x

Bantu Share Ya :)

Tinggalkan komentar