11 Perbedaan Sekolah Negeri dan Swasta di Indonesia

Bahasan mengenai perbedaan sekolah negeri dan swasta di Indonesia masih menjadi masalah umum yang sering dibicarakan oleh banyak kalangan terutama orang tua murid.

Mereka akan menganggap bahwa keduanya memang sangat berbeda baik dari segi pembelajaran, fasilitas hingga tingginya biaya jika di sekolah swasta.

Beberapa Perbedaan Sekolah Negeri dan Swasta

Beberapa Perbedaan Sekolah Negeri dan Swasta
Foto: Ilustrasi Perbedaan Sekolah Negeri dan Swasta

Adanya sistem zonasi yang diterapkan, membuat sekolah swasta menjadi alternatif terbaik untuk tempat belajar mengajar. Padahal dulunya masih dianggap sebelah mata oleh kebanyakan orang tua.

Lantas, apakah keduanya memang berbeda? dan apakah perbedaan sekolah negeri dan sekolah swasta membuat pendidikan menjadi tidak sama? Berikut ulasannya:

1. Dari Segi Biaya

Pada dasarnya, biaya yang dibutuhkan untuk menempuh pendidikan di sekolah negeri (SD, SMP, SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi) terbilang lebih terjangkau.

Bahkan saat ini sudah banyak diterapkan adanya kebijakan bebas Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dengan adanya bantuan dana dari pemerintah. Hal ini membuat pelajar dan orang tua tidak perlu khawatir akan uang bulanan tiap bulannya.

Namun, berbeda dengan sekolah swasta yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Semakin baik kualitas di sekolah swasta maka membuat biaya pendidikannya juga dipercaya kian mahal.

Biasanya para orang tua akan ditarik sejumlah uang mulai dari pendaftaran, uang bangunan pada awal masuk dan biaya SPP setiap bulannya.

2. Dari Segi Fasilitas

Berbicara masalah fasilitas, tentu akan terlihat perbedaan dari sekolah negeri yang favorit atau bukan.

Hal ini bisa membuat keduanya terlihat berbeda jika dilihat segi sarana dan prasarana di sekolah, karena tergantung dengan bantuan dana pendidikan dari pemerintah.

Namun, berbeda jika dibandingkan dengan sekolah swasta. Fasilitas di dalamnya bisa bergantung dari tingginya biaya yang dibebankan kepada para siswa.

Sarana dan prasarana mungkin masih menjadi pertanyaan apabila pembayaran oleh pelajar tidak ditarik dalam nilai begitu tinggi.

3. Dari Segi Kurikulum

Perbedaan sekolah negeri dan swasta juga terlihat dari segi kurikulum. Sekolah negeri harus menyesuaikan dengan apa yang telah ditetapkan pemerintah pusat diwakili oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Bahkan, seluruh kegiatan belajar mengajar di dalamnya harus tergantung dari kebijakan pihak Kemendikbud.

Sementara itu, berbeda halnya bagi sekolah swasta. Mereka lebih leluasa dalam menentukan kurikulum yang akan diterapkan untuk siswanya.

Beberapa di antaranya sudah menggunakan sistem pembelajaran dari luar negeri sehingga tidak sama apabila dibandingkan dengan kegiatan belajar mengajar dalam negeri.

Baca Juga: Pengeritan PENDIDIKAN

4. Dari Segi Tenaga Pendidik

Sebagai pelaku pendidikan yaitu tenaga pendidik pun juga memiliki beberapa perbedaan apabila dibandingkan antara sekolah negeri dan swasta.

Dinas Pendidikan Nasional biasanya menyeragamkan sistem pembelajaran sehingga para guru akan menyesuaikannya.

5. Dari Segi Jumlah Siswa di Kelas

Perbedaan sekolah negeri dan swasta selanjutnya dari segi jumlah siswa di kelas. Untuk setiap kelas di dalam sekolah negeri, pada umumnya terdiri dari 30 sampai 40 siswa serta memiliki latar belakang yang beragam.

Sedangkan berbeda dengan sekolah swasta, biasanya siswa di kelas tidak akan lebih dari 20 orang. Selain itu, gurunya juga bisa saja dua atau tiga sekaligus.

6. Dari Segi Cara Belajar Mengajar

Beberapa guru di sekolah negeri cenderung mengajar secara pakem yang sudah ada. Kemungkinan para guru terkendala dengan usia atau aturan dari kurikulum yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Berbeda dengan guru di sekolah swasta yang cenderung lebih banyak berinovasi dan berimprovisasi dalam proses mengajar siswa lantaran lebih bebas aturannya.

7. Dari Segi Pergaulan

Perlu Anda ketahui bahwa siswa yang menuntun pendidikan di sekolah negeri memiliki latar belakang yang cukup beragam. Hal ini berdampak pada pergaulan dari pelajar di dalamnya.

Dengan berbagai perbedaan tersebut, membuat mereka berbaur lebih leluasa dan mengenal banyak ras dan agama secara cepat.

Namun, hal tersebut berbeda dengan sekolah swasta yang kebanyakan muridnya bersifat homogen.

Misalnya, jika salah satu sekolah tersebut menerapkan ajaran agama tertentu sebagai acuan pendidikannya, maka siswa di dalamnya cenderung beragama serupa untuk menyesuaikannya.

8. Dari Segi Bangunan Sekolah

Apabila Anda memperhatikan, bangunan pada sekolah negeri kebanyakan sudah berdiri pada waktu yang sudah lama. Hal ini juga menjadi perbedaan sekolah negeri dan swasta tersebut.

Bahkan beberapa di antaranya hanya mengalami renovasi satu atau dua kali karena menunggu adanya bantuan dana pendidikan dari pemerintah.

Namun, berbeda halnya jika dibandingkan dengan sekolah swasta. Kebanyakan bangunannya akan sering diperbarui dan terbilang masih baru.

Hal ini bisa terjadi karena biaya pembangunan memang dibebankan kepada siswa yang baru masuk bukan menunggu dari bantuan pemerintah.

9. Dari Segi Kepemilikan Sekolah

Perbedaan berikutnya yang cukup mencolok adalah masalah kepemilikannya. Sekolah negeri sendiri berdiri di bawah naungan pemerintah dan harus menyesuaikan kebijakannya. Selain itu, anggarannya pun menggunakan bantuan dana pendidikan.

Sementara untuk sekolah swasta dimiliki oleh perorangan atau kelompok. Namun dalam berjalannya pendidikan dari awal, mereka tidak akan mendapatkan bantuan dana dari pemerintah sama sekali.

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang menganggap bahwa biayanya lebih tinggi.

10. Dari Segi Lokasi Sekolah

Perbedaan sekolah negeri dan swasta selanjutnya dari segi lokasi sekolah. Sebagian lokasi sekolah negeri sedikit susah diakses oleh para murid dan gurunya. Fasilitas kendaraan umum terkadang tidak melewati depan sekolahan.

Sedangkan lokasi sekolah swasta biasanya lebih mudah diakses dan merupakan jalan raya yang besar. Selain itu, kendaraan umum biasanya tersedia di depan sekolahnya.

11. Dari Segi Sikap Siswa

Sebagian siswa dari sekolah negeri kurang aktif, mungkin karena banyaknya siswa dalam satu kelas dan kurang fokusnya tenaga pengajar untuk memperhatikan siswa-siswanya.

Biasanya, siswa dari sekolah swasta lebih aktif dalam berpendapat lantaran lingkungan belajar mengajar yang mendukung mereka untuk selalu keluar dari textbook.

Selain itu, sedikitnya murid juga berdampak pada semakin terbukanya kesempatan guru memperhatikan siswanya lebih dekat lagi.

Itulah tadi 11 perbedaan sekolah negeri dan swasta yang menunjukkan karakteristiknya masing-masing.

Tentu saja keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi Anda orang tua sebelum mendaftarkan anak tercinta masuk sekolah.

Share:

Tinggalkan komentar