Pendidikan Formal di Indonesia (SD, SMP, SMA, SMK, PT)

Secara umum, pendidikan formal atau legal di Indonesia terbagi atas beberapa jenjang, diantaranya:

  • Taman Kanak-kanak (TK) atau setara dengan Raudatul Atfal (RA)
  • Sekolah Dasar (SD) atau setara dengan Madrasah Ibtidaiah (MI)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setara dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau setara dengan Madrasah Aliah (MA), 
  • dan Perguruan Tinggi, baik negeri ataupun swasta.

Jenjang-jenjang tersebut berada dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) ataupun Kementerian Agama (Kemenag).

Apa Itu Pendidikan Formal?

Apa Itu Pendidikan Formal by Jerry Wang Unsplash
Pendidikan Formal di Taman Kanak-kanak (Foto: Jerry Wang/Unsplash)

Pendidikan formal adalah kegiatan belajar-mengajar yang berada di instansi atau sekolah dengan sistematika pembelajaran yang jelas, teratur, serta bertingkat. Agar dapat masuk ke dalamnya, Anda perlu mengikuti beberapa prosedur atau syarat-syarat resmi.

Sistem pendidikan formal berada dalam naungan lembaga pemerintahan yang telah lahir serta berkembang untuk masyarakat secara efektif dan efisien.

Pemerintah Indonesia juga akan memberikan pelayanan pembelajaran kepada para peserta didik untuk mendidik para generasi muda bangsa.

Pendidikan resmi atau formal memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan non-formal ataupun informal. Diantaranya memiliki kurikulum jelas dan sistematis, materi-materinya bersifat akademis, dan proses pendidikannya relatif memakan waktu yang lama.

Penyelenggaraan pendidikan formal oleh pemerintahan swasta ataupun negeri dengan menyiapkan tenaga pendidik yang ahli pada bidang masing-masing sesuai klasifikasi. Selain itu, terdapat pemberlakuan ujian formal serta pembayaran administrasi.

Artikel Lainnya: PENDIDIKAN Adalah: Pengertian, Sejarah, Fungsi, dan Tujuan

Tujuan Pendidikan Formal

Tujuan Pendidikan Formal by Husniati Salma Unsplash
Ilustrasi Tujuan Pendidikan Formal (Foto: Husniati Salma/Unsplash)

Apa saja tujuan didirikannya sistem pendidikan atau pembelajaran formal di Indonesia? Secara umum, Anda dapat mengetahui tujuan-tujuan tersebut yang masih berhubungan dengan fungsinya.

Pemerintah mendirikan pendidikan dengan sistem formal atau resmi ini bertujuan untuk melatih kemampuan akademis dari peserta didik. Kemampuan-kemampuan tersebut, seperti menganalisa, menghafal, berpikir logis, dapat memecahkan masalah dalam kehidupan nyata.

Konsistensi dalam pendidikan ini juga nantinya akan membuat peserta didik menjadi pribadi yang mental dan fisiknya terlatih dengan baik.

Mereka juga diajarkan nilai-nilai kedisiplinan serta tanggung jawab untuk melaksanakan tugas dan lain sebagainya.

Adanya pendidikan resmi juga akan dapat menumbuh kembangkan kreativitas anak didik, membangun jiwa sosial, dan membentuk karakter seseorang sehingga berpeluang besar agar kelak memperoleh pekerjaan layak secara legalitas.

Baca Juga: Pendidikan Agama Islam (PAI): Pengertian, Tujuan & Perannya

Jenjang Pendidikan Formal di Indonesia

Jenjang Pendidikan Formal di Indonesia by Sharon McCutcheon Unsplash
Ilustrasi Jenjang Pendidikan Formal di Indonesia (Foto: Sharon McCutcheon/Unsplash)

Pendidikan resmi dibawah naungan pemerintahan terbagi atas beberapa jenjang atau tingkatan. Pembagian jenjang-jenjang tersebut bergantung pada usia peserta didik dengan estimasi yang sudah ditetapkan masing-masing. Simak paparan berikut ini:

1. Taman Kanak-kanak (TK) atau setara dengan Roudlotul Athfal (RA)

Mengapa ada istilah Roudlotul Athfal dengan Taman Kanak-kanak?

RA berada dalam lingkup sekolah agama Islam yang resmi dari pemerintah, sedangkan TK lebih bersifat umum. Namun, keduanya sama-sama memberikan edukasi menarik bagi anak-anak.

Tingkatan pendidikan yang pertama ialah Roudlotul Atfal (RA) atau Taman Kanak-kanak (TK). Pembelajaran pada jenjang ini adalah untuk anak usia dini, yaitu usia 5 tahun dan berlangsung selama dua tahun sebelum masuk pada Sekolah Dasar (SD).

2. Sekolah Dasar (SD) atau setara dengan Madrasah Ibtidaiyah (MI)

Jenjang selanjutnya, yaitu MI atau SD (keduanya sama saja). Akan tetapi, yang berlabel madrasah berasal dari lingkup sekolah agama Islam, sedangkan SD merupakan tempat pendidikan umum, masih sama-sama resmi dari instansi pemerintahan.

Peserta didik yang memasuki jenjang MI atau SD ini adalah mereka dengan usia 7 – 12 tahun. Pendidikan dasar berlangsung selama kurun waktu 6 tahun, dua belas semester. Tingkatan ini akan membawa anak-anak menuju masa remaja dan masuk SMP/ MTs.

3. Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setara dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Setelah lulus pada tingkatan dasar, selanjutnya Anda akan memasuki pendidikan di Madrasah Tsanawiyah atau Sekolah Menengah Pertama.

SMP/ MTs berlangsung selama 3 tahun, dari kelas 7, 8, dan 9. Umumnya peserta didik dalam jenjang ini berusia 13 – 15 tahun.

Sebuah sekolah formal yang berlabel Madrasah berasal dari naungan Departemen Agama, dan untuk SD, SMP, SMA, adalah di bawah kendali Kemdikbud. Anda bisa memilih tempat belajar sesuai pilihan atau kesempatan, baik swasta ataupun negeri.

Baca Juga: Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Bagi Anak Indonesia

4. Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setara dengan Madrasah Aliyah (MA)

Masuk pada jenjang Madrasah Aliyah atau Sekolah Menengah Atas. Anda akan diberikan pilihan penjurusan mata pelajaran sesuai dengan kemampuan dan keinginan masing-masing. Beberapa diantaranya, seperti jurusan IPA, IPS, IBB, Keagamaan, serta lainnya.

Pada tingkat MA/ SMA, terdapat sekolah formal setara dengan keduanya, yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pendidikan SMK lebih mengarah pada penjurusan bersifat teknik serta lulusan yang siap bekerja, seperti TKJ, MM, TSM, dan lain sebagainya.

5. Perguruan Tinggi

Jenjang teratas dan bisa Anda katakan sebagai pencapaian dari pendidikan tingkat sekolah, yaitu Perguruan Tinggi.

Jalur pembelajaran ini terbagi atas beberapa lingkup lain, seperti Universitas, Akademi, Institut, Politeknik, atau lainnya yang terbagi atas diploma sampai dengan strata.

Sama seperti jenjang-jenjang sebelumnya, Perguruan Tinggi juga terbagi atas PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dan PTS (Perguruan Tinggi Swasta). Program studi dalam sebuah university bisa Anda manfaatkan untuk memperdalam ilmu-ilmu di sekolah sebelumnya.

Demikian penjelasan mengenai pengertian pendidikan formal di Indonesia, fungsi, tujuan, serta tingkatan-tingkatannya. Sumber pengetahuan bisa berasal dari mana saja. Jangan lelah mencari ilmu dan teruslah semangat belajar!

Share:

Tinggalkan komentar