4 Jenis Manajemen Bisnis dan Contohnya

Dalam menjalani usahanya, pelaku bisnis wajib sekali untuk memahami dan mengaplikasikan manajemen bisnis. Sehingga pengelolaan bisnis bisa lebih terkontrol dan mencapai tujuannya dengan tepat waktu.

Namun sebenarnya apa itu bisnis manajemen? Banyak sekali tokoh yang mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian dan jenis bisnis manajemen.

Secara umum, manajemen bisnis adalah proses perencanaan dan pengorganisasian sumber daya untuk mencapai tujuan akhir perusahaan. Lalu apa saja jenis bisnis managemen? Simak ulasannya dalam pembahasan di bawah ini!

Artikel Lainnya: Pengertian Bisnis Online dan Beberapa Bidangnya

Jenis-jenis Manajemen Bisnis dan Contohnya

Dalam ilmu manajemen, terdapat empat jenis bisnis manajemen yang berlaku saat ini. Meskipun beda cakupan, tetapi keempat jenis bisnis manajemen tersebut tetap terkait satu sama lain. Apa saja? Berikut penjelasannya!

1. Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan Merupakan Salah Satu Jenis Manajemen Bisnis

Jenis bisnis manajemen yang pertama adalah manajemen keuangan. Dengan manajemen dan pengelolaan keuangan yang baik, akan mempermudah pekerjaan accounting untuk menganalisa arus keuangan. Sehingga kas bisa dirinci secara jelas pos masuk dan keluarnya.

Dengan manajemen keuangan ini pula, perusahaan bisa mengambil keputusan untuk menghindari terjadinya suatu masalah atau sebagai langkah penyelesaian. Karena didasarkan pada data, tentu keputusan yang diambil akan lebih akurat dan tepat sasaran.

Contoh dari penerapan manajemen keuangan adalah penerapan pembukuan atau akuntansi pada keuangan perusahaan. Seperti pembuatan Laba Rugi, Arus Kas, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).

Dengan kelima laporan tersebut, manajemen bisa menilai kinerja perusahaan dari segi keuangan secara real time dan akurat.

2. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Manajemen Sumber Daya Manusia SDM
Ilustrasi Manajemen Sumber Daya Manusia

Dari beberapa unsur bisnis yang lain, sumber daya manusia memegang peranan paling penting dalam perkembangan dan kemajuan bisnis. Pasalnya di tangan SDM lah kendali atas unsur bisnis yag lain. Seperti keuangan, material, dan operasional.

Oleh karena itu, penting sekali untuk mengorganisir dan manajemen sumber daya manusia agar kegiatan bisnis bisa berjalan secara efektif, efisien, dan terorganisir.

Contoh dari manajamen sumber daya manusia adalah menerapkan strukturisasi jabatan dalam perusahaan.

Di mana ada atasan, manager, dan produksi. Di mana semakin atas hierarkinya, maka cakupan tugas dalam mengatur SDM menjadi lebih luas.

Begitu pula dengan bagian bawah organisasi, yang harus mengikuti arahan dan perintah dari puncak manajemen. Sehingga kegiatan operasional perusahaan bisa terstruktur dan terorganisir.

Baca Juga: 9 Peluang Usaha di Desa dan Tips Bisnisnya

3. Manajemen Operasional

Manajemen Operasional
Manajemen Operasional

Jenis manajemen bisnis yang ketiga adalah manajemen operasional. Sesuai dengan namanya, manajemen operasional adalah strategi bisnis untuk memastikan aktivitas operasional sehari-hari berjalan seperti semestinya.

Semua aktivitas bisnis pada operasional harus sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), kebijakan, dan perencanaan yang telah disepakati sebelumnya.

Sebagai informasi, kegiatan operasional dimulai dari proses produksi hingga distribusi barang ke customer. Apabila tidak dilakukan pengontrolan secara berkelanjutan, tentu saja kegiatan tersebut tidak akan terorganisir dengan baik.

Oleh karena itu, dengan manajemen operasional turut membantu dalam menjaga kualitas dan kuantitas bahan yang digunakan serta barang yang didistribusikan. Sehingga proses operasional bisa berjalan secara efisien dan terencana.

Contoh dari manajemen operasional adalah membuat rencana kuantitas barang yang akan diproduksi dalam satu hari. Dalam prosesnya, pihak manajemen akan mengorganisasikan, menggerakan, dan mengendalikan seluruh sumber daya untuk bisa memenuhi target produksi.

Manajemen operasional juga bisa membuat keputusan yang didasarkan pada kondisi di lapangan yang tidak menentu. Sehingga kegiatan operasional tetap bisa berjalan lancar dan terpenuhi.

4. Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran
Manajemen Pemasaran

Jenis manajemen bisnis yang terakhir adalah manajemen pemasaran. Pemasaran atau marketing adalah satu divisi yang bertugas untuk mengenalkan produknya kepada calon customer.

Marketing juga bertugas untuk membangun citra baik perusahaan, sehingga bisa mendapatkan empati dari masyarakat. Dengan adanya manajemen pemasaran sangat berpengaruh besar pada pengembangan usaha.

Risiko kerugian penjualan barang dan jasa bisa diminimalisir secara signifikan. Satu lagi fungsi dari manajemen pemasaran yaitu turut mendukung strategi bisnis perusahaan untuk meraup keuntungan lebih besar lagi.

Contoh dari manajemen pemasaran adalah penarikan minat pelanggan untuk memilih produk dari perusahaan yang bersangkutan. Usaha ini bisa dilakukan dengan cara apa saja, mulai dari diskon, hadiah, gratis ongkir, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 7 Rahasia Elon Musk untuk Kesuksesan Bisnisnya

Misalnya untuk memicu konsumen mengeluarkan uangnya, marketer akan memberikan promo diskon 50%. Mengetahui diskon tersebut, siapa yang tidak tergiur karena tidak setiap hari promo tersebut diberlakukan.

Padahal tanpa diketahui konsumen, marketer telah menaikan harganya sebesar 50%. Contoh barang A harga aslinya 100.000, sementara dalam harga diskon marketer menjelaskan bahwa harga aslinya adalah 200.000.

Dengan diskon 50%, tentu perusahaan tidak akan dirugikan karena sebenarnya tidak ada potongan harga sama sekali.

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai jenis manajemen bisnis lengkap beserta contohnya. Baca Juga: Bisnis Online untuk Pelajar

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa diketahui bahwa bisnis manajemen terdiri dari 4 jenis. Yang saling terkait satu sama lain dalam proses operasional perusahaan.

Share:

Tinggalkan komentar