SEMINAR: Pengertian, Tujuan, Contoh, hingga Ciri-cirinya

Tentu Anda sudah sering mendengar istilah seminar atau bahkan kerapkali mengikuti kegiatan ini di sekolah, universitas, perguruan tinggi, tempat kerja atau di tempat lainnya.

Umumnya, acara ini akan mengundang beberapa pembicara sekaligus yang memiliki bidang keahlian tertentu sesuai dengan tema kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia.

Pengertian Seminar

Pengertian Seminar by alexandre pellaes unsplash
Ilustrasi Pengertian Seminar (Foto: Alexandre Pellaes/Unsplash)

Seminar adalah suatu pertemuan dari beberapa orang yang sengaja diselenggarakan agar bisa membahas masalah tertentu atau mencari solusi ilmiah mengenai permasalahan tersebut dan bisa berdiskusi tanya jawab.

Pendapat lain juga mengatakan bahwa, seminar adalah pertemuan yang dilakukan oleh beberapa kelompok orang dengan tujuan tertentu yaitu membahas suatu topik atau tema tertentu. Kemudian mencarikan sebuah solusi terhadap permasalahan melalui interaksi tanya jawab antar peserta dan pembicara.

Secara etimologis sendiri, kata seminar berasal dari bahasa Latin yaitu “seminarium” yang memiliki arti tanah tempat menanam benih.

Tentu saja pengartian seperti ini tidak bisa didefinisikan secara harfiah melainkan kepada bentuk pengajaran akademis dari sebuah organisasi atau instansi pendidikan.

Tujuan Seminar

Tujuan Seminar by stem list unsplash
Ilustrasi Acara Sedang Berlangsung (Foto: Stem List/Unsplash)

Secara umum, tujuan dari diadakannya kegiatan seminar adalah menyampaikan ilmu pengetahuan, pendapat, motivasi atau sebuah inovasi kepada peserta.

Harapannya agar semua audiens memperoleh ilmu baru sehingga mampu mengembangkannya kepada masyarakat luas.

Sementara untuk fungsi kegiatan ini yakni sebagai media dalam menyampaikan gagasan atau informasi baru yang bersifat ilmiah kepada masyarakat. Mereka bisa menerapkannya sebagai bahan untuk menyelesaikan masalah di muka umum.

Setiap diadakannya kegiatan ini pasti akan diakhiri dengan adanya kesimpulan dan solusi terkait pembahasan permasalahan yang telah disampaikan.

Para peserta bisa mengaplikasikan ilmu dari kegiatan yang diikuti dan berdampak di kehidupan secara langsung maupun tidak langsung.

Artikel LainnyaPengertian PAMERAN, Tujuan, Unsur, hingga Jenis-jenisnya

Contoh Seminar

Contoh Seminar by samuel pereira unsplash
Contoh Seminar di Universitas (Foto: Samuel Pereira/Unsplash)

Ada banyak contoh kegiatan yang dapat Anda ikuti untuk menambah ilmu pengetahuan. Berikut ini adalah contoh seminar yang sering diselenggarakan di Indonesia:

1. Seminar Bisnis atau Kewirausahaan

Dalam bisnis, kamu bisa mengikuti seminar kewirausahaan di kampus, lembaga bisnis, komunitas wirausaha atau lain sebagainya.

Tujuan dari seminar bisnis adalah menyampaikan informasi tentang peluang bisnis maupun usaha yang sedang tren dan menguntungkan.

Seminar bisnis biasanya menjelaskan ke peserta tentang produk yang menjanjikan, cara mendapatkan untung, risiko dalam berbisnis, dan lain sebagainya.

2. Seminar Pendidikan

Contoh seminar selanjutnya adalah seminar pendidikan. Peserta seminar pendidikan biasanya siswa, mahasiswa, guru ataupun dosen. Selain itu, biasanya dapat diikuti juga oleh masyarakat umum.

Tujuan dari seminar pendidikan untuk menambah wawasan peserta tentang ilmu pengetahuan yang dibahas dan didiskusikan bersama.

Seminar pendidikan biasanya diadakan di sekolah, universitas, ataupun perguruan tinggi hingga instansi pemerintah seperti Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).

3. Seminar Menulis

Contoh seminar yang ke-3 adalah seminar menulis. Peserta seminar menulis biasanya dari mahasiswa bahasa indonesia atau ilmu komunikasi hingga masyarakan umum yang tertarik tentang dunia jurnalistik.

Tujuan dari seminar menulis berbeda-beda seperti: menjelaskan kaidah jurnalistik, cara menulis yang baik dan benar sesuai EYD (Ejaan Yang Disempurnakan), cara menulis sesuai SEO (Search Engine Optimization), dan lain sebagainya.

Seminar penulisan biasanya diadakan dari kampus jurusan bahasa, ilmu komunikasi dan lembaga pendidikan atau kursus bahasa.

4. Seminar Prakarya

Contoh seminar selanjutnya adalah seminar prakarya. Peserta seminar prakarya biasanya dari mahasiswa seni, lulusan seni atau masyarakat yang senang dan hobi akan seni.

Manfaat peserta mengikuti seminar prakarya adalah menambah ilmu dan wawasan tentang membuat suatu kerajinan tangan dan menambah keterampilan tentang suatu seni tertentu.

5. Seminar Internasional

Contoh seminar selanjutnya adalah seminar internasional. Peserta seminar dan pembicara seminar internasional tidak hanya dari Indonesia, ada peserta dari beberapa negara lainnya.

Tujuan dari seminar internasional berbeda-beda, tergantung dari tema yang akan dibahas. Seminar ini biasanya diselenggarakan oleh lembaga atau instansi internasional.

6. Seminar Nasional

Seminar nasional adalah seminar yang diselenggarakan berskala nasional atau hanya se-Indonesia. Peserta seminar nasional biasanya siswa, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat.

Seminar nasional biasanya diselenggarakan oleh mahasiswa, lembaga kursus, instansi pemerintah, hingga berbagai komunitas.

7. Seminar Teknologi

Contoh seminar selanjutnya adalah seminar teknologi. Peserta seminar ini biasanya orang-orang yang suka dengan perkembangan teknologi di Indonesia atau di dunia.

Tujuan seminar ini biasanya menjelaskan info teknologi terbaru, diskusi penelitian terbaru tentang teknologi tertentu hingga menjelaskan tentang risiko jika suatu teknologi tertentu digunakan.

Ciri-ciri Seminar

Ciri ciri Seminar by felicia buitenwerf unsplash
Tanya Jawab pada Suatu Kegiatan Seminar (Foto: Felicia Buitenwerf/Unsplash)

Acara seminar yang dilakukan pada dasarnya memiliki beberapa ciri sehingga Anda tidak bisa menganggap bahwa istilah ini sama dengan pertemuan atau diskusi pada umumnya.

Lantas, apa saja ciri-ciri seminar?

1. Berbentuk Forum

Umumnya kegiatan ini berbentuk forum interaksi antara pembicara dan sejumlah audiens. Keduanya akan melakukan komunikasi dua arah terkait pembahasan yang tengah disampaikan. Hal ini tidak terjadi pada semua pertemuan diskusi.

Seluruh kegiatan yang dilakukan akan diawali dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh pembicara.

Selanjutnya dilanjutkan oleh interaksi tanya jawab sehingga audiens mampu menyampaikan pertanyaan atau tanggapan mengenai suatu topik pembahasan tersebut.

2. Mengacu pada Makalah

Topik pembicaraan yang disampaikan oleh pembicara akan mengacu pada suatu pembahasan dari makalah. Terutama jika mereka seorang dosen tentu sudah pernah melakukan sebuah penelitian.

Pembahasan seperti ini umumnya tidak akan dijumpai pada kegiatan diskusi pada umumnya.

Pertemuan yang seringkali terjadi biasanya hanya membahas pembahasan tanpa harus mengacu pada suatu topik makalah.

3. Membahas Isu Ilmiah

Berkaitan dengan poin sebelumnya bahwa pembuatan makalah tentu akan membahas suatu isu ilmiah yang ada di masyarakat. Hal ini menjadi bahan menarik untuk didiskusikan hingga ditemukan akar masalah sampai dengan solusinya.

Berbeda dengan pertemuan diskusi pada umumnya yang membahas segala macam topik tanpa harus melibatkan isu ilmiah.

Inilah yang menjadi alasan mengapa seorang pembicara akan mempersiapkan presentasi dengan menggunakan berbagai perlengkapan misalnya slide PowerPoint (PPT).

4. Mendapat Respon dari Peserta

Setiap kegiatan yang dilakukan biasanya memerlukan sanggahan utama, yakni tanggapan dari seorang ahli dimana mereka akan diberikan prioritas untuk menanggapinya.

Begitu pun dengan pesertanya harus aktif dalam menyanggah atau memberikan pertanyaan.

Hal ini menjadi bentuk dari interaksi dua arah antara pembicara dan juga audiens. Keduanya perlu saling bertanya dan menjawab untuk menemukan solusi yang tepat dari suatu masalah.

Pihak yang Terlibat dalam Seminar

Pihak yang Terlibat dalam Seminar by product school unsplash
Pihak yang Terlibat dalam Suatu Acara (Product School/Unsplash)

Kegiatan seminar tidak bisa dijalankan apabila beberapa pihak ini kurang lengkap untuk ikut serta dalam berkontribusi.

Hal ini menjadi sangat penting diketahui terutama bagi penyelenggara. Berikut ulasannya:

1. Pembawa Acara

Semua kegiatan baik formal maupun non formal yang mendatangkan banyak orang tentu memerlukan pembawa acara. Begitu pun dengan seminar dimana mereka bertugas sebagai perantara antara pembicara dan para peserta.

Pembawa acara ini akan bertugas untuk membuka acara, memperkenalkan moderator, notulen serta pemateri atau pembicara.

Selain itu, pembawa acara akan menjadi pihak yang menutup kegiatan.

2. Moderator

Berbeda dengan pembawa acara, tugas utama moderator adalah memandu jalannya acara. Bisa dikatakan jika mereka bertugas secara lebih formal jika dibandingkan Master of Ceremony (MC).

Moderator akan bertanggung jawab terhadap proses kegiatan dalam acara, mulai dari memberikan tempat dan waktu bagi pembicara sampai menawarkan peserta untuk menanggapinya.

Pihak ini bisa menyerahkan rangkaian acara selanjutnya agar bisa dipandu oleh pembawa acara kembali.

3. Pemateri atau Pembicara

Pihak ini bisa dikatakan menjadi yang paling penting. Tanpa pemateri atau pembicara pada acara maka kegiatan tidak akan berjalan.

Terutama jika penyelenggara mengundang pemateri yang cukup terkenal dan berhalangan hadir. Kegiatan ini akan mengecewakan para peserta yang sudah datang.

Pemateri akan menyampaikan materinya kepada peserta. Umumnya pembicara pada kegiatan memiliki keahlian tertentu.

Misalnya jika kegiatan forum ini diselenggarakan dengan tema ekonomi digital maka perlu mencari orang yang ahli di bidang tersebut seperti influencer atau pebisnis muda.

4. Audiens

Begitupun dengan para audiens yang menjadi pendengar untuk merespon materi dari pembicara.

Pihak ini juga menjadi sangat penting dari sebuah kegiatan. Tidak heran jika tim event organizer akan berusaha semaksimal mungkin dalam mencari peserta sebanyak-banyaknya.

Peserta akan mendengarkan materi dari pembicara dan dapat memberikan tanggapan atau pertanyaan terkait materi yang sudah disampaikan.

5. Notulen

Kegiatan ini tidak akan lengkap tanpa seorang notulen.

Umumnya mereka bertugas untuk mencatat segala hal penting yang terjadi selama pertemuan ini berlangsung. Terutama catatan saat diskusi antara pembicara dengan audiens.

Banyak peserta yang akan sibuk dan fokus untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara sehingga lupa mencatatnya.

Hal ini menjadi alasan pentingnya dari seorang notulen pada kegiatan dalam acara.

Seminar Kit

Seminar Kit by kelly sikkema unsplash
Seminar Kit (Foto: Kelly Sikkema/Unsplash)

Seminar kit merupakan paket souvenir yang umumnya diberikan kepada organisasi, brand, institusi atau perusahaan setelah mengadakan kegiatan.

Souvenir ini akan dibagikan sebagai kenang-kenangan atau cinderamata kepada peserta.

Umumnya souvenir ini akan bermanfaat untuk fasilitas audiens selama mengikuti kegiatan. Biasanya mereka dapat menggunakannya selama acara berlangsung.

Tidak heran jika beberapa isi dari seminar kit adalah barang-barang yang diperlukan peserta seperti alat tulis dan juga note. Tentunya paket ini bisa disesuaikan dengan tema pada acara dan besarnya budget.

Seminar Online dan Bersertifikat

Seminar Online dan Bersertifikat by Mohamed Hassan Pixabay
Ilustrasi Sertifikat Online (Foto: Mohamed Hassan/Pixabay)

Adanya seminar online atau biasa disebut webinar akan menjadi solusi bagi beberapa orang yang ingin mendapatkan ilmu baru atau hanya sekedar untuk berburu sertifikat di masa pandemi virus corona.

Anda pun bisa menemukannya webinar secara mudah di jejaring sosial dengan berbagai topik pembahasan.

Acara online seringkali disebut dengan istilah webinar. Bagi kalangan mahasiswa sudah pernah mengikuti kegiatan ini.

Menariknya lagi, kegiatan webinar masih memberikan fasilitas berupa sertifikat kepada pesertanya. Biasanya webinar ada yang berbayar atau bahkan gratis bagi umum.

Ulasan di atas telah membahas mengenai seminar mulai dari pengertian seminar, tujuan seminar, contoh seminar, ciri-ciri seminar, pihak yang terlibat dalam seminar, seminar online hingga sertifikatnya.

Masa pandemi melarang keras diadakannya kegiatan seminar sehingga banyak pihak yang menggantikan acara seminar yang offline menjadi webinar atau seminar online. Semoga bermanfaat, yuk bantu share artikel tentang seminar ini ya.

BAGIKAN:

Tinggalkan komentar