PAMERAN: Pengertian, Tujuan, Unsur, hingga Jenis-jenisnya

Pameran umumnya dilakukan oleh seniman baik perorangan atau suatu kelompok untuk menyampaikan ide gagasan dengan tema tertentu.

Para seniman akan memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang untuk memamerkan hasil karyanya kepada khalayak ramai agar dikenal di Indonesia atau bahkan di luar negeri.

Pengertian Pameran

Pengertian Pameran by markus spiske unsplash
Foto: Ilustrasi Pengertian Pameran (Source markus spiske/unsplash)

Pameran adalah suatu kegiatan yang menyajikan karya seni sehingga bisa mendapat nilai apresiasi dari masyarakat.

Kegiatan ini juga dianggap sebagai cara seniman untuk menyampaikan ide kreatifnya agar diterima oleh orang banyak.

Dengan adanya penyelenggaraan pameran, diharapkan akan terjadi komunikasi antara pemilik karya dengan audiens yang melihatnya.

Misalnya jika dilakukan di sekolah maka murid-murid diwajibkan untuk memberikan apresiasi setelah melihat suatu pameran .

Pameran juga bisa dilakukan dalam beberapa bentuk, mulai dari pekan raya, bazar, show, exhibition, pasar murah dan lain sebagainya.

Umumnya menggunakan suatu ruangan tertentu untuk memamerkan hasil karya berupa perhiasan, lukisan, ukiran, foto, cetakan atau lainnya.

Tujuan Pameran

Tujuan Pameran by StockSnap Pixabay
Foto: Ilustrasi Tujuan Pameran (StockSnap/Pixabay)

Setidaknya terdapat tiga tujuan mengapa diadakan suatu pameran. Tidak hanya menarik perhatian masyarakat saja untuk promosi.

Namun, bisa juga dijadikan sebagai ajang bagi para seniman untuk membesarkan nama mereka (branding personal). Berikut beberapa ulasannya:

1. Tujuan Sosial

Karya seni yang dipamerkan akan berfungsi sebagai kepentingan sosial. Intinya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

Misalnya jika seorang seniman ingin menghibur masyarakat luas lewat hasil karyanya sekaligus dengan menjadikan keuntungan pameran sebagai bantuan sosial. Hal ini juga seringkali terjadi dan menjadi tujuan bagi mereka.

2. Tujuan Komersial

Tujuan komersial ini yakni pameran memang sengaja diselenggarakan untuk memperoleh keuntungan.

Hasil karya yang dipamerkan akan diharapkan bisa terjual oleh pengunjung sehingga mendapatkan banyak penghasilan dari kerja keras setelah membuatnya.

Umumnya keuntungan ini akan dibagi dua baik bagi pemilik karya seni maupun penyelenggara pameran. Tentu saja seniman mendapatkan bagi hasil yang lebih banyak dibandingkan pengelola pameran.

3. Tujuan Kemanusiaan

Tujuan kemanusiaan ini juga hampir mirip dengan poin pertama dimana keuntungan diharapkan bisa disumbangkan kepada panti asuhan, masyarakat kurang mampu, korban bencana alam dan pihak lain yang memerlukan.

Tidak hanya itu saja, penyelenggaraan pameran juga dilakukan demi kepentingan pembinaan nilai-nilai suatu karya seni, pengembangan hasil karya seni dan pelestarian suatu karya apabila seniman memang mengangkat budaya tertentu.

Artikel Lainnya: Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Unsur Pameran

Unsur Pameran by mathilde pee unsplash
Foto: Unsur Pameran (mathilde pee/unsplash)

Ternyata banyak sekali yang perlu dipersiapkan untuk menyelenggarakan sebuah pameran.

Pertama yaitu unsur karya seni dimana hal ini menjadi hal paling penting dan utama harus dipertimbangkan. Jumlah dari hasil kerja seniman ini akan disesuaikan dengan kapasitas tempat dan banyak pengunjung.

Tempat atau ruang menjadi unsur penting penyelenggaraan pameran. Penentuan lokasi harus mempertimbangkan jenis karya seni yang akan ditampilkan. Misalnya jika menampilkan lukisan maka sebaiknya dilakukan secara indoor agar tidak merusaknya.

Unsur berikutnya yaitu penyelenggara pameran atau Event Organizer dan pengunjung pameran. Pameran tidak akan berhasil diselenggarakan tanpa unsur ini. 

Manfaat Pameran

Manfaat Pameran by purple confetti Pixabay
Foto: Ilustrasi Manfaat Pameran (purple_confetti/Pixabay)

Manfaat pameran juga akan diperoleh baik bagi seniman ataupun penyelenggaranya. Begitu pun bagi audiens juga bisa memperoleh beberapa nilai selama mengikuti kegiatan ini berlangsung.

Berikut beberapa diantaranya:

1. Menumbuhkan Kemampuan Apresiasi Seni

Adanya acara pameran bisa membantu masyarakat luas untuk memberikan suatu apresiasi kepada karya seni yang sedang dilihatnya. Kemampuan ini tentu tidak dimiliki oleh semua manusia sehingga mereka dapat memanfaatkan kegiatan ini.

Tidak hanya menumbuhkan kemampuan dalam mengapresiasi karya seni saja melainkan pengunjung bisa memberikan evaluasi.

Evaluasi dibutuhkan karena setiap orang memiliki penilaian sendiri terhadap masing-masing hasil karya seni dari seorang seniman.

2. Melatih Kemampuan Bekerja Sama dengan Orang Lain

Manfaat ini terutama dirasakan bagi seniman. Mereka yang akan menampilkan hasil karyanya tentu harus bekerja sama dengan banyak pihak lainnya.

Secara tidak langsung, hal ini bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam berorganisasi bersama orang lain.

Pengalaman sosial seseorang tentu akan semakin meningkat lantaran banyaknya orang yang diajak bekerja sama.

Seniman juga mampu melatih kemampuannya dalam menerima segala apresiasi dan kritik dari para audiens. Perbedaan ini menjadi sumber inspirasi bagi mereka untuk memperbaiki karyanya.

3. Melatih Sikap Tanggung Jawab dan Mandiri

Manfaat ini tentu dirasakan oleh semua tim penyelenggara untuk mempersiapkan segala kebutuhan dari suatu pameran.

Mereka dituntut bisa memiliki rasa tanggung jawab agar memastikan bahwa keseluruhan persiapan sudah matang dan sempurna sebelum kegiatan diadakan.

Begitu pun dengan audiens yang harus memberikan apresiasi terhadap hasil karya seniman. Mereka perlu memiliki rasa tanggung jawab untuk menyampaikan penilaiannya tanpa harus merendahkan orang lain.

4. Membangkitkan Motivasi

Semua orang yang melihat suatu pencapaian rekan atau teman lainnya tentu akan merasa termotivasi untuk memperbaiki kualitas diri.

Begitu pun jika audiens sedang menghadiri sebuah pameran dan melihat beberapa hasil karya seniman memang tercipta sangat indah dan memiliki nilai seni tinggi.

Secara tidak langsung, mereka pasti merasa ingin membuat pencapaian yang sama meskipun berbeda bidang. Alhasil para seniman juga akan mendapatkan motivasi setelah menerima beberapa saran dan kritik dari audiens sebagai bahan evaluasi kedepannya.

5. Menghilangkan Rasa Stres

Siapa sangka jika pameran yang diadakan bisa menghilangkan stres?

Jika Anda seringkali mendatangi tempat wisata untuk menghindari kejenuhan akan pekerjaan dan tugas seharian, maka bisa saja mencoba berkunjung ke ajang pertunjukan hasil karya seni di suatu pameran.

Tidak bisa dipungkiri bahwa segi visualisasi memang berdampak bagi pikiran manusia. Hal ini akan dicapai ketika merasa senang dan tenang ketika menikmati hasil karya di dalam pameran.

Secara langsung, keadaan seperti ini memunculkan efek rileks pada otak untuk menghilangkan stres. 

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Tentang BPJS Kesehatan

Jenis-jenis Pameran

Jenis jenis Pameran by dylan parton unsplash
Foto: Pameran Mobil (dylan parton/unsplash)

Pameran dibedakan menjadi beberapa kelompok atau jenis-jenisnya. Mulai dari waktu penyelenggaraan, jumlah seniman hingga ragam jenis hasil karya.

Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis pameran:

1. Berdasarkan Waktu Penyelenggaraan

Pengelompokan pameran berdasarkan waktu penyelenggaraan dibedakan menjadi tiga, yaitu:

  1. Waktu penyelenggaraan periodic, kegiatan ini diadakan secara berkala di periode tertentu seperti event tahunan.
  2. Waktu penyelenggaraan insidental, pameran hanya diselenggarakan apabila diperlukan dan dapat dilakukan kapan saja seperti pameran pernikahan, mobil, motor, rumah, seni rupa, ikan hias, tanaman, dan lain sebagainya  
  3. Terakhir yakni permanen yang memungkinkan Anda untuk menghadirinya setiap hari sebab diadakan di satu tempat seperti museum atau tempat bersejarah.

2. Berdasarkan Jumlah Seniman

Pameran tunggal atau perorangan hanya akan menyajikan hasil karya dari satu seniman saja. Umumnya jenis seni yang ditampilkan pun serupa.

Jenis kedua berdasarkan jumlah seniman yaitu kelompok dimana pameran diadakan oleh suatu kelompok atau komunitas. Anda bisa melihat banyak karya seni yang dihasilkan oleh banyak seniman sekaligus.

3. Berdasarkan Ragam Jenis Karya

Jenis pertama yaitu pameran homogen. Biasanya bisa berasal dari satu atau beberapa seniman asalkan karya seninya memang sejenis.

Jenis kedua yaitu pameran heterogen, kemungkinan banyak seniman menampilkan hasil karya seninya karena beragam jenis. 

Singkatnya, pameran bisa menjadi salah satu kegiatan yang digemari oleh banyak orang untuk dikunjungi. Terutama bagi mereka jika menyukai unsur seni dalam hidupnya.

Tentu hal ini sangat menyenangkan terlebih mampu mengurangi stres, menghilangkan kejenuhan, dan menambah wawasan. Jangan lupa di share artikel ini jika bermanfaat.

Share:

Tinggalkan komentar