Vaksin China Vs Vaksin AS, yang Terbaik Lawan COVID-19?

Seiring banyak beredarnya jenis vaksin virus corona yang diproduksi di berbagai negara, membuat kita berfikir mana yang terbaik. Terutama jenis vaksin China Vs vaksin AS yang banyak diperbandingkan.

China memiliki dua jenis vaksin yaitu Sinovac dan Sinopharm yang sudah diuji tingkat efektivitasnya di sejumlah negara, salah satunya Brazil.

Sedangkan Amerika sendiri juga mempunyai dua jenis vaksin virus corona yaitu Moderna dan Pfizer yang juga sudah diuji di berbagai negara Eropa.

Kinerja dari vaksin asal China dan Amerika tentu berbeda, mengingat metode yang digunakan juga berbeda.

Namun diberbagai negara mengklaim vaksin asal Amerika memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan vaksin buatan China. Lalu dimana letak perbedaan dan mana yang terbaik lawan Covid-19?

Perbedaan Vaksin China dan Vaksin AS

Untuk membedakan kualitas dari produksi vaksin China Vs vaksin AS, tentu kita harus lebih mendalami terkait metode atau cara kerja dari masing – masing vaksin tersebut.

Terlepas dari itu, vaksin – vaksin tersebut merupakan jenis vaksin yang telah lolos Tahap 3 pengujian dan mencatat tingkat efektivitas yang terbaik. Berikut ini perbedaan vaksin buatan AS dan China yang dapat kami rangkum.

1. Penggunaan Metode

Metode vaksin China Vs vaksin AS by Maksim Goncharenok from Pexels Canva
Ilustrasi Metode Vaksin China Vs Vaksin AS

Perbandingan vaksin China Vs vaksin AS yang pertama yaitu dari segi metode yang digunakan masing – masing vaksin. Hal ini tentu bisa membuat kesimpulan terkait mana yang lebih baik dalam melawan virus Covid-19 itu sendiri.

Pfizer selaku vaksin buatan AS, memakai messenger RNA (mRNA), yaitu sel genetik yang bisa dibaca oleh tubuh dan membantu proses membuat protein. Sedangkan vaksin Moderna juga menggunakan teknologi yang tidak jauh berbeda yang berbasis sintetis molekul virus SARS.

Untuk vaksin Sinovac, salah satu buatan China memakai metode inactivated virus, yang artinya virus yang dinonaktifkan. Metode ini memungkinkan virus yang masuk dalam tubuh tidak bisa menyebar namun tetap memberi pelajaran bagi sel antibodi.

Menurut beberapa penelitian, vaksin Sinopharm cenderung memiliki tingkat efektivitas yang lebih rendah atau sekitar 79,34% di bandingkan jenis vaksin lainnya.

2. Cara Kerja Vaksin melawan Virus

Cara Kerja Vaksin Corona melawan Virus COVID 19 by microgen Canva
Cara Kerja Vaksin Corona melawan COVID-19

Vaksin China Vs vaksin AS tentu memiliki cara kerja yang berbeda dalam melawan virus corona yang diharapkan bisa melawan virus yang menginfeksi tubuh.

Vaksin Pfizer yang diproduksi oleh BioNTech, saat disuntikan pada seseorang maka kandungan protein didalamnya akan diambil oleh sejenis sel kekebalan tubuh. Nantinya sel tersebut akan membantu melawan infeksi virus.

Sedangkan vaksin buatan China, cara kerjanya yaitu memicu respons sistem imun tubuh dengan cepat. Akan tetapi, antibodi yang bisa dihasilkan oleh vaksin ini, tidak lebih banyak dari pembentukan antibodi pada orang yang berhasil sembuh dari virus corona.

3. Efektivitas Vaksin

Efektivitas Vaksin Virus Corona by Marcus Millo Canva
Ilustrasi Efektivitas Vaksin China Vs Vaksin AS untuk Mengatasi Virus Corona

Perbandingan vaksin China Vs vaksin AS berlanjut pada tingkat efektivitas masing – masing vaksin. Data ini diperoleh dari berbagai uji klinik yang dilakukan oleh beberapa negara di Asia maupun Eropa.

Penelitian yang dilakukan oleh Turki, vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech asal China menunjukkan tingkat efektivitas 91,25. Namun hasilnya berbeda dengan pengujian yang dilakukan Brazil yang hanya mencatat 78% saja.

Di Indonesia sendiri melalui uji klinik yang dilakukan di Bandung, efektivitas vaksin sinovac mencapai 65,3%, yang notabene jauh lebih rendah dari hasil uji kedua negara seperti Turki dan Brazil.

Sedangkan untuk vaksin buatan AS yaitu Moderna dan Pfizer, mencatat tingkat efektivitas diangka 90% sampai 94% yang diuji di berbagai negara Eropa.

Salah satunya melalui pengujian yang dilakukan di George Mason University. Universitas riset publik yang terletak di Virginia, Amerika serikat yang menyebutkan masing – masing efektivitas vaksin yaitu Pfizer 90% dan Moderna 94%.

Prioritas pertama yang mendapatkan vaksin virus corona adalah tenaga kesehatan. Semoga dengan adanya vaksin virus corona dapat memperkuat tubuh agar tidak tertular virus.

Share:

Tinggalkan komentar