12 Cara Sukses Menjadi Agen Pemasaran dan Pengertiannya

Seiring dengan perkembangan kecanggihan teknologi saat ini, banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk membuka usaha.

Termasuk juga agen pemasaran yang kini semakin berkembang pesat. Dikarenakan jangkauan target lebih luas di berbagai daerah bahkan sampai ke luar negeri.

Pengertian Agen Pemasaran

Pengertian Agen Pemasaran
Bekerja sebagai Agen Pemasaran

Ada banyak contoh kata di dalam bahasa sehari-hari memakai istilah kata “agen”, salah satunya yaitu agen pemasaran.

Agen pemasaran adalah suatu pekerjaan yang berfungsi untuk memasarkan suatu barang, jasa atau produk tertentu. Agen pemasaran menjalankan bisnis berdasarkan komisi, didapatkan dari prinsipal.

Selain itu, agen juga bertugas menjalankan urusan bisnis penjualan dan pemasaran. Dengan kata lain, agen yaitu perusahaan perdagangan sebagai perantara untuk prinsipal.

Berdasarkan perjanjian menjalankan pemasaran tanpa harus perpindahan hak fisik barang, jasa yang dikuasai prinsipal.

Sedangkan prinsipal yaitu perorangan menunjuk agen maupun distributor. Guna melakukan pemasaran atau penjualan produk atau jasa yang dikuasainya. Prinsipal dibedakan jadi prinsipal produsen serta prinsipal supplier.

Artikel Lainnya: Jurusan ADMINISTRASI BISNIS

12 Tips Sukses Bisnis Agen Pemasaran

Tips Sukses Bisnis Agen Pemasaran
Tips Sukses Bisnis Agen Pemasaran

Tak dapat dipungkiri, perkembangan dunia bisnis membantu seseorang punya usaha sendiri. Tidak harus menciptakan inovasi barang, misalkan dengan menjadi agen pemasaran.

Meskipun produk yang ditawarkan pihak lain, tidak menutup kemungkinan meraup omzet meningkat. Dengan tips di bawah ini:

1. Miliki Strategi Dagang

Menjadi seorang agen memang bisa dijadikan langkah awal memulai membangun sebuah usaha dari nol.

Tapi, sebagai agen, juga perlu mempunyai strategi pemasaran dan dagang untuk menarik minat banyak konsumen.

Mengingat saat ini, persaingan antar agen produk begitu ketat. Misalkan saja, harus dengan promosi menarik, menawarkan produk-produk, jasa atau barang yang menarik. Selain itu juga harus rajin dan gigih menawarkan barang dagangan.

2. Jaga kepercayaan Pelanggan

Strategi ini menjadi kunci suksesnya bagi bisnis agen pemasaran yang Anda jalankan, agar tetap bisa diminati konsumen.

Bisa konsumen tak memberi kepercayaan, agen akan kehilangan pelanggan dalam soal pengiriman barang. Hindari kesalahan kecil, dikarenakan dapat mengurangi kepercayaan klien.

Kesalahan biasa diabaikan yaitu, mendahulukan pembeli yang memesan dengan jumlah lebih besar. Tentu Ini dapat mengurangi kepercayaan, mereka akan dianggap tak penting. Disarankan utamakan pelanggan yang lebih dulu memesan. Perlakuan itu, membuat pembeli merasa dihargai.

3. Memonitor Aliran Kas Dengan Teratur

Cara yang sukses menjadi agen yaitu harus bisa merencanakan, merancang hingga mengelola manajemen dana dengan tepat. Misalnya, ketika ada transaksi masuk ataupun keluar, dapat terupdate dengan real time.

Sama halnya pula, disarankan Anda dapat mengontrol tagihan ataupun hutang dan sejumlah kewajiban lainnya yang harus tepat waktunya.

Adanya informasi terintegrasi setiap bagian, Anda dapat dengan mudah mengeksekusi dan memprediksi.

Baca Juga: 13 Cara Bisnis Laundry Kiloan untuk Pemula, Cuan Besar!

4. Mengontrol persediaan barang

Jika ingin sukses menjadi agen pemasaran, Anda harus bisa menjamin ketersediaan barang di prinsipal, termasuk kualitasnya. Tidak boleh ada keterlambatan dalam pengiriman. Bisa saja menyebabkan barang menjadi kadaluarsa.

Terlebih untuk bisnis minuman atau makanan, serta consumer goods, diharuskan selalu mengecek tanggal masuk hingga tanggal keluar dengan tepat.

Buat sistem inventory, guna mengetahui jumlah serta kebutuhan barang realtime, pastikan stok yang dibutuhkan agar tidak terjadi kerugian.

5. Jika Sistem Kredit, Nilai Kemampuan Konsumen

Anda dapat membuat sistem beli secara kredit atau angsuran. Tapi dalam urusan kredit, lebih baik tentukan waktu yang tak terlalu lama.

Hal semacam itu bertujuan agar distribusi dapat berjalan lancar. Sebab tidak jarang, beberapa agen memberi kredit, tanpa mempertimbangkan kemampuan dari pembeli dalam membayar.

Pada akhirnya menghambat roda bisnis yang dijalankan, seorang agen pemasaran harus jeli melihat kondisi lapangan serta target marketnya.

Keperluan dan kenyamanan pembeli memang penting diperhatikan, namun harus berfikir dari kesinambungan bisnis.

6. Kuasai Wilayah

Apabila Anda ingin mendirikan sebuah perusahaan agen marketing, tentunya diharuskan untuk menguasai wilayah target penjualan ataupun pemasarannya. Buat target wilayah tertentu, targetkan berapa banyak outlet yang didistribusikannya.

Pertimbangan pemasaran, apakah produk dagangkan di pasar tradisional atau pasar modern ? Bayangkan apabila Anda tidak menguasai wilayahnya. Pastinya akan bingung ingin dijual kemana.

Baca Juga: 13 Ide Bisnis Reseller Paling Menguntungkan

7. Belajar untuk Berkomunikasi yang Baik Secara Tulisan dan Verbal

Menawarkan dan menjual produk, tentu membutuhkan keterampilan berkomunikasi.

Hal ini, dikarenakan sebagai agen akan menggunakan berbagai cara komunikasi agar dapat memasarkan barang. Bisa menarik minat pembeli dengan kemampuan Anda berkomunikasi.

Bayangkan jika Anda tidak bisa berbicara atau berkomunikasi dengan baik, bagaimana mungkin bisa menarik minat pelanggan? justru tidak bisa mendapatkan pelanggan.

8. Mencari Tahu Informasi Tentang Toko yang Ditargetkan

Buat daftar toko yang akan ditargetkan, kemudian cari tahu kenapa Anda menjual barang kepada mereka.

Untuk riset awal, cobalah telusuri informasi ringkas tentang bisnis mereka. Lalu, melakukan riset lebih detail dengan meninjau letak toko atau hanya berjualan di rumah.

Bukan hanya mendekati toko besar, sebaiknya juga mendekati toko kecil, atau yang berjualan di rumah.

Dengan begitu, Anda punya peluang usaha yang besar dengan menjual produk ke pengecer kecil dibanding pengecer besar. Jika bisa berhubungan dengan baik, maka bisa punya kesempatan memahami siklus pembelian di toko.

9. Mengetahui Kebutuhan Pengecer

Poin penting yang tidak boleh diabaikan, Anda bukan hanya mencari keuntungan. Tetapi juga perlu paham kebutuhan pembeli untuk dapat meyakinkan mereka, jika produk yang ditawarkan bisa memberikan keuntungan bagi mereka.

Selain itu, Anda pun juga dapat mencari tahu tentang toko-toko mana yang menjual barang dari pesaing Anda.

Lalu menganalisis kenapa toko-toko tersebut lebih menerima barang pesaing Anda. Ini akan menjadi tolok ukur dalam memperbaiki atau mengevaluasi kinerja.

Baca Juga: 11 Bisnis Dropship yang Menguntungkan, Laba Hingga 30%

10. Pastikan Selalu Ada Permintaan Produk

Buatlah produk Anda jadi sesuatu menarik dan sulit pembeli tolak. Tunjukkanlah pertumbuhan dari penjualan Anda.

Bahkan kalau perlu, sertakan testimoni yang baik oleh pelanggan-pelanggan Anda. Daya tarik ini, akan memastikan jika barang dagangan selalu terjual.

Oleh karena itu, pastikan Anda memasarkan barang dengan toko-toko yang tepat. Guna menawarkan produk lebih menarik. Ini juga memerlukan skill berkomunikasi yang baik.

11. Menyusun Rencana dan Membuat Target

Tidak ada satupun pekerjaan ataupun bahkan kegiatan dapat berhasil dilakukan, jika tanpa rencana. Untuk mendapatkan target penjualan tinggi, seorang agen​ perlu melakukan penyusunan rencana pemasaran dengan matang.​

Dengan begitu, agen​ pemasaran harus menuliskan rencana tentang upaya dalam menawarkan serta mempromosikan barang tersebut. Saat menemui masalah, catat kendala tersebut untuk dijadikan bahan evaluasi.

12. Fleksibel Waktu

Dimana perlu Anda pahami, fleksibilitas waktu bisa menjadi ancaman. Dikarenakan akan menguji kedisiplinan. Terlebih ujian kesabaran pada saat menghadapi calon klien potensial mendadak membatalkan barang pesanan.

Jika tidak ingin mengecewakan pelanggan, tentu Anda harus bisa mengatur waktu pemesanan dan pengantaran yang tepat. Sebab jika ada keterlambatan, mungkin saja klien akan berpindah.

Baca Juga: 11 Cara Memulai BISNIS PROPERTI: Untung & Tanpa Modal

Pastikan, jika Anda ingin sukses menjalankan bisnis agen pemasaran. Disarankan sebaiknya mempelajari beberapa cara yang tepat. Guna mengembangkan usaha dengan sukses. Bahkan bisa menilai potensi barang yang dijual.

Share:

Tinggalkan komentar