Perbedaan Cara Kerja Dropship dan Cara Kerja Reseller

Bagi sebagian orang mungkin dropship dan reseller memiliki arti yang sama, tentu saja sebenarnya ada beberapa perbedaan dari dua jenis bisnis ini.

Anda bisa memahami dan mempelajarinya, supaya tidak keliru dalam memilih bisnis dropship atau reseller karena bisa tahu bagaimana cara kerja dropship dan cara kerja reseller.

Bagaimana Cara Kerja Dropship?

Cara Kerja Dropship
Ilustrasi Cara Kerja Dropship

Bisnis online saat ini sangat menjanjikan, karena selain lebih mudah memasarkan barang, tentu memiliki jangkauan pelanggan yang semakin luas.

Tapi jangan asal-asalan memilih bisnis ingin dikembangkan, apakah ingin bisnis dropship ataupun bisnis reseller yang memiliki cara kerja berbeda diantaranya yaitu:

  • Cara Kerja Bisnis Dropship

Dropshipper yaitu dapat dikatakan sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Dimana Anda bisa mendagangkan atau memasarkan barang dari supplier.

Nanti ketika ada yang ingin membeli produk yang Anda tawarkan, tentu bisa segera menghubungi pihak supplier untuk mengirim barang ke pembeli.

Jadi cara bisnis Dropship sebagai berikut:

Pembeli Order Produk ke Dropshipper –> Dropshipper Order Produk ke Supplier

–> Barang Dikirim Supplier ke Pembeli –> Barang Diterima Pembeli

Keuntungan dropshipper, tentunya tidak memerlukan modal usaha ataupun tidak perlu menampung banyak produk untuk dipasarkan.

Cara kerja dropship cukup menawarkan barang dari supplier dan meminta supplier mengirim barang ke pembeli ini akan menguntungkan Anda menjalankan bisnis tanpa modal dan tanpa takut rugi.

Artikel Lainnya: 12 Etika Bisnis beserta Contohnya

  • Dropship Tidak Memerlukan Modal

Salah satu keuntungan yang Anda dapatkan saat menjalankan bisnis dropship yaitu tidak memerlukan modal. Anda cukup bergabung di salah satu supplier saja dan memasarkan barang dagangannya di social media, marketplace atau toko online.

Supaya tercapai, maka setiap ada pembeli yang membeli produk tersebut melalui Anda. Nantinya bisa meminta pihak supplier supaya mengirimkan barang tersebut ke pembeli.

Dengan begitu dapat dipastikan sangat mudah dan tepat untuk membuat usaha baru, dikarenakan tidak akan ada modal yang harus dikeluarkan untuk berbisnis.

  • Tidak Perlu Menyetok Barang

Keuntungan lainnya yang dapat dirasakan saat menjadi dropshipper yaitu Anda tidak perlu stok barang terlebih dahulu yang nantinya akan dijual ke pembeli.

Sebab, hanya perlu mempromosikan produk yang dijual oleh supplier, nantinya barang dapat dikirim dari supplier ke alamat pembeli.

Dengan begitu Anda tidak perlu menyediakan tempat yang luas untuk menyimpan barang. Ini akan memudahkan Anda dalam menjalankan usaha tanpa harus repot-repot mengecek barang terlebih harus menyetok barang dalam jumlah besar.

  • Tidak Takut Rugi

Bagi Anda yang masih pemula di dunia bisnis online, memang sangat cocok untuk menjalankan usaha dropship. Dikarenakan selain tidak mengeluarkan modal dalam berbisnis, tentu membuat Anda tidak akan takut rugi dalam menjalankan usaha ini.

Apabila barang yang Anda pasarkan tidak laku, maka tidak akan ada kerugian terhadap dagangan Anda karena dropshipper tidak stok barang.

Berbeda jika harus menyetok barang terlebih dulu jika tidak laku, pastinya harus dijual dalam keadaan diskon yang berdampak pada keuntungan yang berkurang atau bisa juga mengalami kerugian.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Bisnis Plan

Bagaimana Cara Kerja Reseller?

Cara Kerja Reseller
Ilustrasi Cara Kerja Reseller

Prospek usaha yang sangat menguntungkan yaitu bisnis online. Kehadiran media sosial hingga marketplace, dapat memudahkan seseorang menjual barang dagangannya ke wilayah yang lebih luas di Indonesia hingga mancanegara.

Ini merupakan keuntungan menjalani bisnis reseller, yaitu:

  • Cara Kerja Bisnis Reseller

Berbeda dengan dropshipper, biasanya untuk menjadi reseller suatu produk memerlukan modal untuk menyetok barang yang akan dijual kepada pembeli. Jika Anda memiliki modal lebih maka bisa membeli barang atau produk dari distributor atau produsen.

Kemudian baru Anda pasarkan ke pembeli menggunakan media sosial (Facebook, Twitter, Instragram, Tiktok, dan media lainnya) atau di marketplace (Tokopedia, Shopee, Buka Lapak, Blibli, Lazada, Zalora, dan lain sebagainya).

Nantinya setiap ada barang yang dibeli oleh klien, Anda harus mengirimkannya secara langsung.

Berbeda dengan dropshipper, tentu hanya perlu meminta supaya reseller atau supplier mengirimkan barang sesuai dengan alamat pembeli.

Akan tetapi jika menjadi reseller, Anda akan mendapatkan lebih banyak keuntungan dibandingkan menjadi dropshipper.

Jadi, cara bisnis reseller secara singkat sebagai berikut:

Reseller Stok Barang –> Pembeli Order ke Reseller

–> Reseller Mengirimkan Barang ke Pembeli –> Barang Diterima Pembeli

  • Menyiapkan modal

Jika ingin menjadi reseller, tentu saja Anda harus menyiapkan sejumlah uang. Guna untuk dijadikan sebagai modal dalam membeli barang-barang yang ingin dijual dari produsen ataupun distributor.

Dengan begitu harus perhitungkan berapa jumlah modal yang ingin dijadikan sebagai bisnis usaha Anda. Hal ini tentu saja penting diperhatikan supaya tidak salah dalam menjalankan bisnisnya.

Manajemen keuangan sangat penting, yaitu terhadap sukses atau tidaknya sebuah usaha reseller. Sebab untuk menjadi reseller, tentu tidak perlu menyiapkan banyak modal asalkan memiliki stok barang yang akan dijual.

Baca Juga: 10 Bisnis Online Rumahan

  • Selalu Menyetok Barang

Cara kerja dari reseller, tentu saja harus selalu menyetok barang agar selalu tersedia. Ketika ada pesanan dari pembeli dapat langsung dikirim.

Biasanya proses pengemasan yang cepat menjadi salah satu kepuasan bagi pelanggan dan akan selalu betah berbelanja produk di toko Anda.

Pastikan anda harus selalu mengecek ketersediaan barang. Sebelum habis sudah bisa memesan kembali ke distributor ataupun ke produsen. Ketika barang dipesan ternyata sudah habis, mungkin pembeli Akan berpindah ke toko lain dan anda akan kehilangan pelanggan.

Untuk pemula yang ingin menjalankan bisnis online baik usaha dropshipping maupun juga reseller. Sebaiknya terlebih dulu memahami cara kerja dropship, cara kerja reseller. Selain dropship dan reseller, peluang bisnis properti juga sangat menjanjikan.

Nantinya akan lebih tepat dalam memilih bisnis mana yang ingin dikembangkan, sesuai kemampuan.

Share:

Tinggalkan komentar