7 Cara Memulai Bisnis Skincare, Modal & Paket Usahanya

Produk kecantikan menjadi kebutuhan yang penting untuk para kaum hawa. Tak khayal, banyak sekali orang yang menjalankan bisnis skincare online atau offline.

Menjalani usaha skincare mulai dari dropship, reseller, mendirikan outlet, hingga membuat klinik kecantikan. Untuk lebih jelasnya tentang usaha skincare, simak pembahasannya di bawah ini.

Cara Memulai Bisnis Skincare Online

Cara Memulai Bisnis Skincare Online
Ilustrasi Cara Memulai Bisnis Skincare Online

Berbisnis produk kecantikan seperti skincare untuk pemula perlu banyak persiapan. Hal itu demi menghindari kerugian nantinya.

Inilah beberapa hal penting yang wajib Anda pikirkan sebelum menjalankan bisnis skincare yang menjanjikan satu ini.

1. Tentukan Jenis Bisnis

Hal pertama adalah tentukan jenis bisnis yang dipilih. Maksud dari jenis bisnis disini yaitu, sebagai apa Anda berperan dalam bisnis. Misalnya memulainya sebagai dropshipper atau reseller.

Jika memiliki modal banyak, Anda bisa menjadi pemilik produk atau mendirikan pabrik skincare dengan brand sendiri. Pertimbangan pertama ini bertujuan untuk menyesuaikan budget yang dimiliki.

Dengan memilih jenis bisnis yang tepat, maka Anda bisa fokus mengerjakan peran tersebut dengan baik hingga berhasil mendapat keuntungan yang banyak.

Baca Juga: 11 Bisnis Dropship yang Menguntungkan, Laba Hingga 30%

2. Survey Pasar

Survey pasar merupakan hal yang sangat penting karena dapat membantu Anda dalam menemukan brand skincare yang layak dijual.

Disini Anda perlu melakukan riset supplier yang terpercaya, produk apa saja yang akan dijual, misal: skincare untuk kulit berminyak, skincare untuk jerawat atau produk lainnya.

Selain itu, perlu juga riset tentang siapa saja pesaing bisnis skincare di Indonesia atau bahkan di luar negeri seperti Korea, Jepang dan negara lainnya.

3. Menetapkan Target Pasar

Selanjutnya yaitu pikirkan target pasar untuk penjualan skincare, seperti:

  • Siapa yang menjadi target konsumen, skincare wanita atau skincare pria?
  • Berapa rentang umur target konsumen tersebut?
  • Selain itu, tentukan jenis kulit apa saja yang bisa memakai produk kecantikan yang akan Anda pasarkan.

Jika mencari aman, lebih baik sediakan semua produk kecantikan yang lengkap. Dengan demikian, target pasar Anda bisa meluas karena dapat menjangkau semuanya jenis kelamin dan berbagai usia.

Pembeli pun akan lebih senang jika banyak pilihan produk kecantikan yang disediakan dan berkualitas terbaik.

4. Pilih Brand

Langkah berikutnya adalah pilih brand skincare yang akan dijual. Hal ini sangat penting agar calon konsumen mengetahui merk yang dijual.

Pilih brand dari bisnis skincare yang sudah ternama dan memiliki review yang bagus oleh konsumen, Anda bisa cek review di sosial media (Facebook, Twitter, Instagram, atau Tiktok), di Youtube atau di Google.

5. Desain Packaging Produk Skincare

Setelah menemukan brand yang tepat, sekarang pikirkan tentang desain packaging untuk produknya ya. Suatu produk skincare berkualitas bisa turun nilainya di mata konsumen bila packaging-nya kurang menarik.

Beberapa jenis skincare terkadang punya ciri khas untuk packaging-nya agar awet dan tetap aman. Misalnya serum vitamin C, packaging serum jangan sampai tembus pandang dan perlu mempunyai aplikator yang tidak mudah terpapar udara.

Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami yang Ampuh

6. Memahami Ijin Edar

Meskipun Anda melakukan bisnis online rumahan atau outlet kecil, Anda wajib memahami apa itu ijin edar.

Produk kecantikan yang Anda jual kembali tersebut harus memiliki izin BPOM, sebagai tanda bahwa produk tersebut legal, asli, dan aman.

7. Mulai Jualan dan Promosi Secara Online

Nah, jika semua sudah diurus, selanjutnya Anda tinggal memasarkannya secara online. Anda bisa memanfaatkan berbagai marketplace (Tokopedia, Shopee, BukaLapak, Lazada, BliBli, dan lain sebagainya).

Dengan begitu penjualan dan pengiriman lebih mudah dan cepat, bahkan semua calon konsumen juga bisa dijangkau secara luas walau di masa pandemi atau di masa endemi.

Lakukan promosi di media sosial secara rutin agar produk yang Anda jual semakin dikenal. Gunakan foto produk skincare yang menarik dan jernih. Beri pelayanan dan penawaran paling menarik untuk para konsumen agar dapat meraup keuntungan besar.

Baca Juga: 9 Cara Membuat Wajah Glowing dengan Bahan Alami

Modal Bisnis Skincare Online dan Omsetnya

Aneka Jenis Skincare
Aneka Skincare

Modal yang dibutuhkan untuk mulai menjalankan bisnis skincare ini bermacam-macam, karena tergantung jenis bisnisnya. Jika menjalani bisnis dropship atau reseller, Anda butuh minimal 2 jutaan untuk biaya pengadaan produk.

Namun, bila Anda ingin membuat produk skincare sendiri dan membuka toko, mungkin budget sekitar 20 juta sudah cukup untuk menyewa kios dan sebagainya. Jumlah modal yang dikeluarkan tersebut akan menghasilkan total omset yang fantastis, bahkan hingga puluhan juta per bulannya.

Semakin besar budget atau modal untuk bisnis skincare, maka semakin besar pula peluang mendapatkan untung atau cuannya.

Paket Usaha Skincare

Paket Usaha Skincare
Paket Usaha Skincare

Paket usaha skincare ini biasanya dijual per paket tertentu. Umumnya, tiap paket berisi sabun muka, krim pagi dan malam, dan toner.

Adapun produk terpisah lainnya seperti serum, bb cream, dan sebagainya. Kebanyakan harga paket usaha ini sekitar 250-300 ribu.

Harga sebesar tersebut sudah sesuai dengan kemampuan konsumen menengah ke atas. Jadi Anda tinggal menyiapkan berapa budget yang dibutuhkan untuk biaya pengadaan paket usaha tersebut serta kebutuhan pendukung lainnya.

Baca Juga:

Informasi seputar bisnis skincare di atas bisa Anda jadikan bahan pertimbangan. Bagi Anda yang tertarik dengan bisnis yang satu ini, maka bisa menghubungi produsen skincare pilihan dan melakukan kerja sama.

BAGIKAN:

Tinggalkan komentar